Selamat Tinggal kawanku Part.1

Ternyata susah dan berat sekali bila kita mengerjakan atau melakukan sesuatu tanpa didasari oleh keinginan dan ketertarikan, mengalami sedikit guncangan saja akan langsung menyerah dan angkat tangan lalu ditinggalkan. Memang keluar dari zona aman tantangannya berat karena suatu saat mengalami masalah bingung akan lari kemana. Karena orang-orang sudah terlanjur memandang sebelah mata, mungkin bila bertanya atau sekedar menumpahkan kebingungan hanya akan dicemooh. Ketakutannya seperti itu kira-kira, akhirnya harus berjuang dan berfikir sendiri.
Maka tak salah bila saya sekarang akan mengucapkan selamat tinggal untuk kawan-kawanku, biarlah aku akan mencoba dan berjuang sendiri, minta doa saja dari kalian, karena kalian telah menyerah, mundur dan angkat tangan untuk bersama-samaku mengarungi samudera yang luas, aku baru saja berlabuh dari pantai, masih terlihat oleh kalian perahuku kan? Kalian lebih tertarik dan ingin menekuni zona aman, nggak kok akupun tidak akan meninggalkannya hanya saja aku akan mencoba membagi waktu yang sangat sempit ini menjejakan kaki di dua dunia yang berlainan. Kalo aku meninggalkan zona aman itu apa yang akan anak istriku makan? Mereka tak butuh harapan dan angan-angan kok, hanya aku yakin bila aku terus berjuang zona tidak aman bagi mereka akan menjadi ladang emas bagiku Amin.
Untuk sahabat dan rekan-rekanku, aku belum pergi jauh, seandainya kalian akan menyusulku ayo kita sama-sama, jangan biarkan aku sendiri. Namun seandainya nanti aku nanti aku telah berada jauh dari kalian, dengan senang hati aku akan memberi rakit untuk kalian menyusulku, karena perahu motor mahal harganya dan terlalu mudah.
Sekarang rakitku sedang kuperbaiki agar bisa menerjang ombak yang tinggi walu sedikit tetap melaju lalu hanya bisa Berdoa dan berharap kepada Allah SWT, semoga rakitku ini tidak hancur ditelan ombak.

Untuk kawanku,sahabatku, saudaraku di dunia nyata

Tag:, , ,

About Ayahnieda

hanya seorang blogger yang tertarik internet marketing dan bisnis online, bertempat tinggal di Lembang. Orang Sunda Asli. Suami dari seorang Istri, baru punya satu putri dan ingin tambah lagi tapi bukan istri. Hobby membaca dan menulis Blog,. Bekerja paruh waktu namun banyak sampingan, kadang nerima order bikin web, kadang cetak undangan, kadang fotografer, kadang videografer, kadang nyervis hape dan komputer, ikut ngecor dirumah tetangga dan masih banyak lagi. Banyak kegiatan untuk menambah pengalaman.

6 responses to “Selamat Tinggal kawanku Part.1”

  1. pelancongnekad says :

    saya sangat suka kata-kata di paragraf pertama..
    soalnya saya mengalaminya sekarang..
    pertama memang terasa berat..
    kadang pula ada rintangan-rintangan kecil maupun besar
    tapi sekarang saya mulai menikmatinya

    SEMANGAT GAN!!

  2. ayahnieda says :

    kok malah sedih?

  3. yisha says :

    ehm, iya deh, ngga sedih
    (hiks! aku dilarang ”sedih”)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: