Pembuatan KTP Elektronik di Desa Sukajaya-Lembang Gagal

Jari, ujung tangan manusia yang kecil dan tampak tidak mempunyai kekuatan ternyata bisa membuat ratusan (mungkin ribuan) orang terkena imbas. Mungkin itulah yang ane baca atau ane tangkap dari kejadian gagalnya pembuatan KTP elektronik di tempat tinggal ane Desa Sukajaya Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat. Bayangin aja satu Desa boss .. berapa orang kira-kira??

Kok bisa begitu? Meski tidak sempat bertanya secara mendetail terkait kejadian ini namun dari beberapa kabar yang sempet ane dengar tentang hal ini (KTP gagal) disebabkan kesalahan transfer data/backup data yang dilakukan oleh salah satu petugas. Nah disini terjadi perbedaan informasi, Sumber pertama menyebutkan kesalahan terjadi di Kecamatan, sedangkan sumber kedua menyebutkan kesalahan terjadi saat transfer data  ke Kabupaten.

Entah mana yang benar namun yang pasti ane yakin ini dikarenakan JARI tangan, soalnya gak mungkin dikarenakan hidung, telinga, apalagi rambut hehehehehe, biarlah bukan urusan ane persoalan jari siapa yang melakukan kesalahan , daripada bersuudzon ria mending ngikut aja lagi deh proses pembuatan KTP yang mesti diulang dari awal ini kira-kira dua minggu setelah proses pertama. Ane Gak keberatan melakukan kembali prosedur pembuatan KTP elektonik yang cukup rumit, seperti scan sidik jari tengah eh …. Jari tangan kiri dan kanan beberapa kali, pindai retina mata, pemotretan, tanda tangan digital yang memakan waktu kurang lebih 10 menit/orang.

Ane juga yakin warga lainnya juga tidak keberatan untuk rela menunggu antrian hingga beberapa jam bahkan sampai begadang hingga dini hari, rela juga untuk bersusah payah menyempatkan pulang dari tanah rantauan ke kampung halaman dan mesti mengeluarkan ongkos yang tidak sedikit seperti pada proses pembuatan pertama, mereka rela mengulang prosedur itu kembali dengan harapan agar tidak ketinggalan membuat KTP yang katanya akan berlaku seumur hidup ini.

Benar-benar warga Negara yang baik bukan? Demi cinta mereka kepada Negara itu namanya, setuju kan? Dengan mematuhi intruksi pemerintah itu berarti mencintai negaranya atau takut sama pemerintah atau takut nantinya kena operasi yustisi? Hehehe maaf kalau salah.

Semoga aja deh pembuatan ulang KTP elektronik di kampung ane kali ini berjalan lancar dan tidak ada lagi jari-jari yang keseleo, semoga si jari bisa belajar dari kesalahannya hingga di masa depan jari-jari lebih terampil dan kompeten🙂. Amin

Tag:,

About Ayahnieda

hanya seorang blogger yang tertarik internet marketing dan bisnis online, bertempat tinggal di Lembang. Orang Sunda Asli. Suami dari seorang Istri, baru punya satu putri dan ingin tambah lagi tapi bukan istri. Hobby membaca dan menulis Blog,. Bekerja paruh waktu namun banyak sampingan, kadang nerima order bikin web, kadang cetak undangan, kadang fotografer, kadang videografer, kadang nyervis hape dan komputer, ikut ngecor dirumah tetangga dan masih banyak lagi. Banyak kegiatan untuk menambah pengalaman.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: