Pengalaman Menjual Properti Tanah dan Rumah

Memang tidak sia-sia ane memasang iklan beberapa  website yang tersebar banyak di internet, banyak sekali ternyata yang peminat dari luar kota, apa sih yang ane pasang? Salah satu yang sering menghubungi  ane adalah iklan Properti Tanah dan rumah. Entah berapa kali ane dihubungi via telepon menanyakan status tanah dan rumah yang ane jual,  awalnya hanya membantu tetangga yang berminat jual rumah tapi ternyata karena banyak yang berminat akhirnya keterusan.

Pertama kali yang ditawarkan adalah tanah, waktu itu  iseng saja sebenarnya publish sebuah posting di blog tentang tanah tersebut dengan diiming-imingi beberapa persen dari hasil penjualan yang kalo diitung-itung jumlahnya cukup besar, pertamakali  posting memang kurang mendapat respon mungkin karena google belum mengendus posing ane tersebut, baru beberapa bulan kemudian handphone mulai krang kring menanyakan secara detail tanah yang ditawarkan tersebut, namun sayang seribu kali sayang,  setelah mendapat banyak respon dari calon pembeli tanah yang cukup luas ini sudah keburu terjual hihihihi, cari alternative akhirnya ane tawarin tempat lain yang tidak jauh lokasinya dari tempat  tersebut.

Akhirnya meski  minim pengalaman menjadi calo tanah mulai ane berburu informasi tanah-tanah yang akan dijual di sekitar tempat ane tinggal, dan muali mengenal para calo-calo tanah yang ternyata buayak sekali, hadeuuuh, malah kadang suka senyum sendiri, dari beberapa orang calo tanah yang ane temui ternyata tanah yang ditawarin itu-itu juga pas ditanya pemilik gak dikasih tau malah. Wadaw … yang bikin gondok setelah mendapat tanah yang sesuai, si calon pembeli  malah gak pernah menghubungi lagi, padahal udah dikasih photo dan peta dari goole maps via email. Halah.

Beberapa lama kemudian tetangga ane berniat menjual tanah dan rumah villa yang mereka tempati, dan anaknya minta tolong ane buat mempromosikannya di internet, tak mau mengulang kesalahan ane sebelumnya yaitu publish artikel di blog dengan resiko telat diendus google dan rumah villa ini keburu terjual, ane akhirnya pasang iklan di salah satu situs jual beli terkenal, memang benar hanya dalam waktu beberapa hari telepon mulai krang kring menanyakan iklan ane tersebut dari beberapa yang menelepon ane akhirnya ada peminat serius yang langsung melakukan survey ketempat ane. Wah bukan main senangnya sudah kebayang komisi yang bakalan ane dapet dari penjualan rumah ini, hahahaha udah setinggi langit deh bayangan ane pokoknya. Setelah pertemuan pertama dengan calon pembeli ane lihat si calon pembeli ini cocok dengan rumah villa yang ditawarkan, dan bermaksud untuk melakukan survey lagi bersama keluarganya, serasa udah di dompe aja tuh komisi.

Beberapa waktu kemudian si calon pembeli kembali menghubungi dan akan kembali melakukan survey dengan  keluarganya seperti yang sudah dijanjikan sebelumnya, setelah bertemu dan berdiskusi ternyata ada sedikit hambatan yang membuat keluarganya kurang cocok, alasannya sendiri kurang etis sih kalo ane kasih tau disini, pokoknya hal kecil deh menurut ane mah, melihat situasi seperti ini ane hati ane mulai ciut komisi mulai menjauh, dan benar setelah mereka pulang si calon pembeli menghubungi ane lagi dan memutuskan untuk tidak jadi melakukan pembelian rumah tersebut. Benar-benar melayang nih komisi. Sebenarnya beberapa kali ane menjadi “calo” rumah maupun tanah baik online maupun online namun tidak ada satupun yang eksekusi.

Meski tidak berujung sukses melakukan penjualan rumah dan Tanah yang ane tawarkan, namun banyak sekali pelajaran yang bisa ane petik dari sini, seperti rata-rata keinginan dan hal yang dicari oleh calon pembeli, efektifitas promosi serta hal-hal lain yang cukup berharga yang bisa diterapkan jika kemudian hari ane berminat akan suatu barang property ataupun bermaksud mencoba kembali menjual properti tanah dan rumah.

Terlanjur Basah Ya sudah Mandi Sekali

Ya ini memang sebuah lagu dangdut yang sangat cocok untuk menggambarkan situasi yang saya hadapi sekarang ini, jadi apa yang terlanjur basah? keputusan untuk menjadi blogger matre alias mencari penghasilan melalui media internet. Seperti pada umunya blogger yang pertama kali menerjuni dunia blog dari awal telah saya kemukakan tidak sedikitpun ada niat untuk mencari sesuap nasi dari media ini, namun waktu berkata lain, meski denganbekal ilmu yang pas pasan disela kesibukan bekerja mulai ada niat untuk menekuni bidang yang satu ini.ilustrasi terlanjur basah

Awalnya saya fikir mencari duit dari blog itu mudah, tinggal membuat sebuah tulisan di blog pasang iklan dan bersiap mendapat recehan demi recehan masuk ke kantong, faktanya? susah bukan main banyak faktor lain yang harus di perhatikan dan dioptimalkan. Berbagai jenis metode mencari duit di internet pernah saya coba dan satupun belum ada hasil yang sesuai harapan, saya tak menampik memang beberapa program telah menghasilkan dan masuk ke kantong serta dinikmati namun semuanya belum rutin dan belum bisa dijadikan pegangan untuk masa yang lebih panjang.

Meski belum mendapat penghasilan sesuai harapan rasa kepenasaran tinggi tidak menyurutkan semangat, tak jarang tidur lewat tengah malam hanya untuk menyelesaikan sebuah proyek kecil, yang belum tentu menghasilkan. kadang seminggu kemudian hasil begadang itu  dirombak habis dari nol,  mencoba tips-tips hasil googling yang terkadang beda satu dengan yang lain dan  atau juga kebijakan-kebijakan monetize blog yang berubah dan informasi pun telat berujung babat habis lagi dari nol, menabung untuk membeli sebuah produk serta alat pendukungnya semuanya dilakukan dengan keyakinan semuanya tidak akan sia-sia, bukan masalah earning terlebih adalah ilmu yang didapat, minimal saat usia pensiun nanti saya bisa melakukan sesuatu dengan bekal ilmu yang didapat sekarang ini.

Blogging oh blogging, seringmerasa rindu saat pertma kali ngeblog dulu saling kunjung antar sesama blogger saling komen saling kasih tugas atau PR, sekarang, susah sekali mengunjungi kawan-kawan lama, bagaimanapun semoga kawan-kawan saya ini tidak melupakan dan tetap menganggap saya teman mereka mesti jarang berkomunikasi, saya yakin mereka mengerti akan “kesibukan” saya sekarang ini :D.

Terakhir adalah sebuah pesan buat diri sendiri go go go semangat … orang lain bisa kenapa kamu tidak, meski susah tetap keep moving jangan berhenti ditengah jalan, terlanjur basah… ya sudah mandi sekali, nyanyi lagi dah …

Perayaan HUT RI di Desa Sukajaya Lembang KBB

Perayaan HUT RI di Desa Sukajaya Lembang Kab. Bandung Barat tidak pernah redup, salah satunya yang diadakan oleh kawan-kawan saya di RW 14 – Pasar Kemis ini dia hasil dokumentasinya
Perayaan HUT RI 68 di Desa Sukajaya

981521_590960294281241_801499582_o

1090985_662871397058242_1181117404_o

1093838_662875643724484_1919222183_o

1097192_590959900947947_1956915641_o

1115917_590959980947939_145654556_o

1115965_662875867057795_141233761_o

1116043_590960207614583_1536412891_o

1146280_662871847058197_2038185602_o

Picture by : Adi VM

%d bloggers like this: